Kota Ende tak akan pernah melupakan Bung Karno. Oleh karena itu untuk mengenang nama besar Bung Karno wajib dilakukan warga Ende. Parade Kebangsaan jawabannya yang digelar setiap tahun untuk memperingati Hari Kelahiran Pancasila.
Parade Kebangsaan di Kota Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (1/6/2015), digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni.Wakil Bupati Ende Djafar Achmad, pemimpin rombongan parade laut disambut warga saat perahu yang ditumpanginya menyentuh pantai Pulau Flores. Lambang Garuda Pancasila dibawa turun dari perahu. Kedatangan rombongan parade laut disambut oleh Bupati Ende Marselinus Petu dan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan ribuan warga Ende yang sangat gembira mengikuti acara itu.
Parade Kebangsaan di Kota Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (1/6/2015), digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni.Bupati Ende saat menerima peserta parade laut mengatakan Kabupaten Ende memiliki peran sangat strategis dalam perjalanan sejarah bangsa karena dari Kota Ende idelogi bangsa yakni Pancasila tumbuh. “Tanpa Kota Ende ideologi bangsa Indonesia belum tentu ada,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan warga yang hadir.
Patung Bung Karno di samping pohon sukun di kompleks Pelabuhan Bung Karno, Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan Ende memiliki wisata sejarah yakni rumah pengasingan Bung Karno yang layak untuk diketahui wisatawan saat berwisata ke Ende.
Parade Kebangsaan di Kota Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (1/6/2015), digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni.Dia menyadari, belum banyaknya maskapai penerbangan ke NTT mengakibatkan harga tiket pesawat dari Kupang ke Ende mencapai Rp 800.000 sekali jalan. "Kenapa negara tak berani memberikan diskon tiket? Kalau harga tiket bisa ditekan, saya yakin wisatawan akan semakin banyak datang untuk berlibur ke NTT," katanya.
Parade Kebangsaan di Kota Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (1/6/2015), digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni.








